Nge-Blog ala Kang Yunan

Icon

Kehidupan, IT, Teknologi Informasi, Gosip, Film, Artis, Budi Anduk, Sosial, Komunitas, Pemerintahan, Rumah Tangga, Masyarakat, Kuliner, Makanan, New Idea, Sport, Olahraga, Liputan, Ulasan, Renungan, Agama, Islam

Beberapa Keanehan Prosedur Pendaftaran Passpor di Kantor Imigrasi Batam

Kenapa saya sebut keanehan, karena menurut pendapat saya ada sebuah ketidak sesaian prosedur di dalam pengurusan pasport ini Berikut keanehan – keanehan tersebut :

1. Calo yang bertebaran di loket dan bahkan di dalam ruangan kantor keimigrasian, sungguh besar pengaruh calo, sehingga calo pasport bisa dianggap sebagai pegawai imigrasi, padahal cuma calo.

2. Petugas lebih mengutamakan calo, ya karena mereka membawa duit jasa lebih banyak dari pada pemohon biasa. Pemohon biasa disuruh antri 50 nomor antrian saja sehari, sedangkan para calo bisa kapan saja memasukkan form permohonan pasport.

3. Kenapa kok hanya 50 nomor antrian saja sehari, padahal masih banyak pemohon pasport. Dengan pembatasan 50 nomor antrian ini, menyuburkan jasa calo. Karena orang akan malas ambil antri, males nunggu, enak pakek calo saja, bayar lebih mahal dikit asal cepet.

4. Ketika poto dan wawancara tidak sesauai dengan jadwal yang dikasihkan, karena antrian disusupkan pemohon2 titipan calo, sehingga jadwal yang sebenernya sudah tertata rapi, dirusak sama titipan calo.

5. Calo adalah orang sakti di kantor imigrasi, sampek – sampek pegawai imigrasi “sungkan” dengan calo.

6. Tarik sehari jadi = 3 juta, 2 – 3 hari jadi = 1 juta, 7 hari = 270.000 (tarif resmi), sebenernya pasport bisa selesai sehari khan. Imigrasi menjual waktu penyelesaian dengan duit.

Saya hanya rakyat kecil, kantor imigrasi yang notabene dibawah departemen hukum dan ham kok seperti ini.

Hanya tuhan yang tahu.

Filed under: Batam, Personal, , , , , , ,

4 Responses

  1. mantap.. bongkar teruss.. forward ke http://www.presidenri.go.id pak😉
    ==
    Mas Farhan,
    Terus terang geregetan jugak, tapi memang kudu ada yang ngelaporin

  2. liza says:

    baca ini deh kang http://keluarga-andriza.blogspot.com/2008/08/sudah-terjual-negara-ini.html
    ==
    Apa sich yang nggak ada di negeri ini mbak liza
    Padahal mayoritas muslim tetapi korupsi masih subur

  3. setuju mas, yuk kita demo saja
    ==
    waduh
    Bu hilda berani juga yak

  4. daniar says:

    kejadian ini berulang terus di kantor imigrasi batam, calo-calo
    dimana-mana, saya pernah mengalami sekitar 1998 & mei 2008, dibuat bertele-tele oleh pegawai imigrasi batam.
    kini juni 2010 istri saya turut merasakan juga, seperti yang saya alami ketika mengurus paspor batam. kayaknya kritik & saran yang ditujukan kepada yang bersangkutan tidak pernah sampai, atau memang TIDAK TAHU MALU.
    (catatan: tapi ada 1(satu) orang pegawai berkopyah putih (lupa nama)yang simpatik, seandainya seluruh(semua) pegawai seperti orang tsb,
    betapa indahnya.

    Di demo rame2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: