Nge-Blog ala Kang Yunan

Icon

Kehidupan, IT, Teknologi Informasi, Gosip, Film, Artis, Budi Anduk, Sosial, Komunitas, Pemerintahan, Rumah Tangga, Masyarakat, Kuliner, Makanan, New Idea, Sport, Olahraga, Liputan, Ulasan, Renungan, Agama, Islam

Sistem Inventory Gudang, Master Data Material

Berikut beberapa penjelasan bisnis proses tentang sistem inventory Gudang yang pernah saya tangani, untuk diketahui saya dulu terlibat implementasi program baru di sebuah perusahaan otomotif terbesar di Indonesia :

Master Data Material,
Data master ini adalah data awal yang harus didefine sejak awal data ini menyangkut behavior dari material yang dijadikan obyek. Data master bisa disesuaikan sesuai dengan keinginan dan bisnis yang akan dicapai.
Secara general, data material tentang :
a. Property Material, data property ini adalah data yang melekat pada obyek material. Misalkan kode, nama barang. Data – data yang bersifat umum.
b. Type Material, tipe ini disesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang berjalan. Tipe ini juga biasanya berguna untuk filter laporan2 yang akan digenerate dan dilekatkan pada data transaksi yang terjadi. Atau kondisi – kondisi/perlakuan khusus atau umum pada program, jika tipe material gini, tipe yang lain melakukan gini.
c. Type Shipping, Jenis shipping juga seharusnya dimaintain di material master, di dalam gudang kita seharusnya tahu bentuk atau ukuran sebuah material, sehingga pengiriman bisa direncanakan baik. Dari segi dokumen, dokumen shipping diproduce setiap sheet berdasarkan jumlah jenis shipping yang tergenerate. Berguna untuk setup laporan dan filter laporan.
d. Type Delivery, mungkin selogika sama dengan tipe shipping. Tipe Delivery untuk proses delivery.Berguna untuk setup laporan dan filter laporan.

One Time Material.
Dalam beberapa kasus di pergudangan, ada jenis-jenis barang yang digolongkan menjadi one time material. Sifat material ini tidak masuk dalam stok laporan, Kode dan penamaannya tidak jelas karena memang secara jangka panjang tidak akan diolah.
Hanya pengeluaran uang , rekap permintaan (purchase order) dan rekap pemenuhan (material receive) atas permintaan yang akan dimaintain.
Contoh One time material adalah : misal di gudang bengkel : mur dan baut, barang ini tidak dimasukkan ke gudang karena langsung dipakai (istilahnya, beli dan langsung pakai) dll.

Filed under: Opinion, Software, , , , , ,

4 Responses

  1. slam@ says:

    om..
    nanya nich.
    punya pengalaman cuci gudang ndak?
    prosedur sebelum cuci gudang dilaksanakan apa saja?
    makasih.
    ==
    hahaha
    Situ bisa aja,
    Cuci gudang gara2 barang gak laku,
    Bisa juga ya…..

  2. Dewa says:

    salam kenal, tanya nih.. saya berencana membuat aplikasi untuk inventori dan stok barang, nah saya bingung untuk penanganan mutasi barang antar gudang dan stok opname seperti apa yang tabelnya dan relasinya?? mohon dibantu .. tks

  3. rino says:

    mas ada data2 lengkap untuk cold storage?
    boleh dunk saya dapat, speknya 250 Ton. dengan mesin pendingin
    ===
    Maaf pak rino, bukan scope saya untuk menjelaskan tentang data ini.
    Saya belum ada kapasitas ttg barang ini.
    Terima kasih kunjungannya.

  4. rino says:

    mas ada data2 lengkap untuk cold storage?
    boleh dunk saya dapat, speknya 250 Ton. dengan mesin pendingin, boleh saya dapat pertolongan mas dengan kirim
    ke email saya? trimakasi sebelumnya
    ==
    Maaf pak rino, bukan scope saya untuk ttg data ini. Saya tidak punya kapasitas menjelaskan ttg barang ini. Terima kasih kunjungannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: